Polisi Buru Pembunuh Seorang Pendeta di Wamena

342
Ilustrasi

HarianPapua.com – Aparat kepolisian Kabupaten Jayawijaya terus memburu pelaku pembunuhan seorang pendeta perempuan di depan Gereja Effata, Wamena, Jumat (28/12/2018) minggu lalu.

Pihak kepolisian mengakui telah mengantongi identitas dua orang pelaku pembunuhan tersebut dari saksi mata di lokasi kejadian perkara.

Dugaan sementara pembunuhan terjadi dengan motif pencurian dengan kekerasan yang dilakukan para pelaku terhadap korban.

Dilansir CNNIndonesia, keterangan saksi mengatakan bawah para pelaku menghampiri korban tepatnya di depan d\Gereja Effata, Wamena, dan hendak merampas tas korban.

Namun karena korban mencoba untuk melawan dan mempertahankan tas miliknya yang hendak dirampas para pelaku, akhirnya korban pun harus meregang nyawa setelah dibunuh menggunakan senjata tajam.

Dari hasil autopsi yang dilakukan, korban sendiri menderita luka sobek pada lengan kanan dengan panjang 5 centimeter (cm), lebar 2cm, dan dalam luka 3 cm.

Juga terdapat luka sobekan pada ketiak kanan korban dengan panjang 3cm, lebar 1cm dan dalam 1 cm. Dengan luka yang dideritanya korban pun akhirnya tak dapat ditolong lagi.

“Kami sudah mengantongi identitas salah satu pelaku pembunuhan Ibu Pendeta Claarce Rinssampesy dan sementara dalam pencarian,” terang Kapolres Jayawijaya, Ajun Komisaris Besar Yan Pieter Reba.