Polda Metro Jaya Temukan Penganiaya Anggota KPK

85
Kantor KPK

HarianPapua.com – Kepolisian Daerah Metro Jaya akan memanggil anggota Pemprov Papua yang diduga melakukan aksi penganiayaan terhadap anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pekan depan.

Kepada awak media, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan telah mengantongi sejumlah barang bukti dan juga nama salah seorang tersangka kasus penganiayaan terhadap anggota KPK pada Sabtu (2/2/2019) malam di Hotel Borobudur Jakarta.

“Iya (terduga pelaku berasal dari Pemprov Papua). Kami dapatkan bukti dan rencananya pekan depan kita lakukan pemanggilan terhadap yang diduga pelaku tersebut,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (8/2) sore.

Meskipun telah mendapatkan data pelaku penganiayaan, menurut Kombes Argo pihaknya masih belum mengetahui dengan jelas berapa orang yang terlibat dalam aksi yang mengakibatkan anggota KPK harus mengalami pemeriksaan di rumah sakit itu.

“Kita sudah komunikasikan terus untuk memeriksa korban seperti apa, karena mungkin ada data yang belum lengkap ya. Nanti kita komunikasikan kembali,” kata Argo.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya meningkatkan dugaan penganiayaan penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke penyidikan. Kendati demikian, kepolisian belum mengungkapkan tersangka dalam kasus yang diduga melibatkan pegawai Pemerintah Provinsi Papua.

Dari keterangan saksi tersebut, ia mengatakan, memang telah terjadi penganiayaan.

“Kami sudah memeriksa beberapa saksi, baik saksi melihat, mendengar, mengetahui. Kemudian kita sudah meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan setelah kita melakukan gelar perkara. Ada dugaan penganiayaan sebelum diketahui bahwa mereka pegawai KPK,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (8/2) sore.

Selain itu, kepolisian juga sudah menerima visum dari dokter, yang menyebutkan ada luka di bagian hidung.

“Setelah kita terima visum, kemudian penyidik menganalisa kembali. Berdasarkan keterangan saksi dan petunjuk, kami mendapatkan bukti permulaan yang cukup diduga siapa pelakunya,” papar Argo.

Kasus penganiayaan terhadap dua anggota KPK terjadi ketika keduanya melakukan tugas investigasi tindak pidana korupsi pada hari Sabtu (2/2/2019) dini hari yang diyakini dilakukan oleh para pejabat dari DPRD dan Pemprov Papua.