Petisi Papua Merdeka Hanyalah Fiktif Belaka

80
Petisi replika tahun 2017 yang pernah ditolak PBB dan coba diserahkan kembali oleh Benny Wenda

HarianPapua.com – Petisi Papua Merdeka yang diserahkan kepada Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB oleh pentolan aksi makar dan buronan kepolisian Indonesia, Benny Wenda, merupakan sebuah replika petisi tahun 2017 yang sebelumnya telah diserahkan oleh Benny Wenda namun tidak didukung oleh PBB tersebut.

Wakil Tetap RI untuk PBB dan organisasi internasional lain di Jenewa, Duta Besar Hasan Kleib menjelaskan bahwa Benny Wenda dalam pertemuan dengan Dewan HAM sempat menyampaikan satu buku berisi petisi tentang kemerdekaan Papua.

“Yang menarik ketika kami berbicara dengan pihak Dewan HAM, mereka menyatakan bahwa yang diserahkan oleh Benny Wenda itu adalah sebuah buku yang menurut beliau, ketika Benny Wenda sudah keluar, dia melihat buku itu tidak ditulis dalam bahasa Inggris dan dalam bahasa yang belum pernah beliau lihat, entah apakah itu bahasa Indonesia atau bukan,” ujar Hasan.

Menurut dia, petisi yang dibawa dan diserahkan oleh Benny Wenda kepada Dewan HAM tidak hanya meragukan, tapi juga salinan petisi tahun 2017. Hal itu disampaikan berdasarkan pengamatan tim staf Dewan HAM PBB yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Dia pun kembali menegaskan bahwa petisi kemerdekaan Papua yang disampaikan oleh Benny Wenda itu tentu tidak akan ditindaklanjuti oleh pihak KT HAM.