Perseru Serui Yang Kini Menjadi Badak Lampung FC

157
Skuat Perseru Serui

HarianPapua.com – Perseru Serui resmi berubah menjadi Badak Lampung FC setelah diakuisisi oleh pemerintah Lampung beberapa waktu lalu untuk bersaing di Liga 1 2019.

Banyak hal yang berubah ketika tim asal Papua itu diakuisisi lantaran terganjal masalah finansial yang menerpa salah satu tim kebanggaan masayarakat di Kota Serui itu.

Pantauan media HarianPapua.com, selain mengganti nama baru skuat Badak Lampung FC juga mulai berbenah menyusun komposisi tim guna mematangkan persiapan melaju di Liga 1 2019.

Dari daftar pemain diatas yang baru saja dirilis beberapa jam lalu, terlihat hanya tersisa dua pemain asal Tanah Papua yang masih bertahan di tubuh tim Badak Lampung FC. Keduanya adalah Frengki Kogoya dan Melcior Leideker Majefat.

Untuk kuota pemain asing, Badak Lampung FC sudah memenuhi kuotanya dengan memanggil beberapa nama seperti Kunihiro Yamashita, Janeth Y Silvester Kamare, Fernando Jose Gomes Junior, dan Marcus Vinicius Vidal Cunha. Kemungkinan besar pemain asing tersebut tidak akan dilepas setidaknya hingga Liga 1 2019 dimulai.

Untuk posisi pelatih utama, Badak Lampung FC mengambil jasa Jan Saragih sebagai Head Coach.

Sangat disayangkan jika melihat salah satu klub kesayangan masyarakat Papua terlebih khusus masyarakat di Kota Serui yang harus dijual dengan alasan bisnis beralaskan kelemahan finansial.

Proses akuisisi tim asal Papua tentunya bukan saja baru terjadi kali ini. Sebelum Perseru Serui berubah nama menjadi Badak Lampung FC, ada nama Persiram Raja Ampat yang dijual oleh sang pemiliknya untuk alasan bisnis.

Persiram Raja Ampat kemudian berubah nama menjadi PS TNI yang mana kemudian mengalami perombakan nama menjadi PS Tira.