Masyarakat Mamberamo Tidak Percaya Polisi

83
Ilustrasi masyarakat di Kabupaten Mamberamo Raya

HarianPapua.com – Tingkat kepercayaan terendah masyarakat Papua terhadap aparat kepolisian terdapat di dua kabupaten yaitu Kabupaten Mamberamo Raya dan Kabupaten Mamberamo Tengah.

Hal ini dikatakan Kapolda Papua, Irjen Polisi Martuani Sormin yang menilai perlu adanya evaluasi terhadap masalah tersebut.

“Mamberamo Tengah menepati posisi pertama terburuk, yakni hanya 14 persen tingkat kepercayaan warga kepada polisi. Sedangkan Mamberamo Raya menempati peringkat kedua, yakni 16 persen tingkat kepercayaan warga kepada polisi,” terang Sormin kepada wartawan di Kota Jayapura, Senin (11/2/2019).

Oleh karena itu, sebagai seorang Kapolda, Sormin akan mengumpulkan semua Kapolres yang berada di seluruh kabupaten/kota untuk mengevaluasi kembali pelayanan terhadap masyarakat.

“Yang jadi permasalahan, kenapa sampai bisa terjadi tingkat kepuasaan di dua kabupaten ini bisa rendah. Saya kira ini arogansi yang ada, ketika masyarakat membutuhkan bantuan, pasti dimaki-maki dan tak mau membantu,” tegas Sormin.

Untuk itu, Sormin mengharapkan dengan diserahterimakannya Kepala Polres Mamberamo Raya kepada AKBP Alexander Louw sebagai Kapolres Mamberamo Raya, kiranya dapat mengubah situasi yang ada.

“Dia (kapolres yang baru) mempunyai tugas menanyakan langsung kepada warga maunya apa. Jangan hanya pasang badan dan kancing badan saja, tak ada artinya itu. Harus berikan perubahan, jangan diam saja di Polres,” jelas Sormin.

Sormin juga mengatakan, pihaknya telah memberi peringatan kepada Kapolres Mamberamo Raya yang baru, dalam waktu tiga bulan harus bisa melakukan pembenahan.

“Percuma jadi kapolres, tapi tak bisa mengubah situasi yang ada. Hentikan semua budaya arogan, budaya sombong dan budaya menakut-nakuti warga,” tambah Sormin.