Lukas Enembe Masuk Daftar Merah

551
Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe

HarianPapua.com – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang masih enggan memberikan sinyal “yes” kepada awak media terkait masuknya Gubernur Papua Lukas Enembe di dalam daftar koruptor yang sementara dibuntuti KPK.

“Belum boleh komen tentang itu. Nanti kalau sudah saatnya,” kata Saut dilansir CNN, Rabu (6/2/2019).

Lebih lanjut Saut mengatakan bahwa saat ini wilayah Papua masih tetap menjadi “wilayah merah” terkait tingkat kerawanan korupsi.

Dua orang anggota KPK sebelumnya diberitakan menjadi korban penganiayaan oleh anggota DPRD dan Pemprov Papua saat melakukan investigasi tindak pidana korupsi.

Pihak kepolisian Polda Metro Jaya telah mendapatkan barang bukti berupa hasil visum dari rumah sakit untuk dijadikan barang bukti terkait kasus penganiayaan yang menimpa anggota KPK tersebut.

Pemprov Papua sendiri sudah membantah adanya dugaan suap dalam rapat tersebut. Di satu sisi, KPK merespons bantahan itu. Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebut, aparatur negara Papua seharusnya tak perlu panik jika memang tidak ada unsur koruptif di dalam rapat tersebut.

“Saya kira tidak ada yang perlu dikhawatirkan ya, kalau memang tidak ada penyimpangan-penyimpangan, tidak melakukan tindak pidana korupsi, semestinya tidak perlu khawatir,” kata Febri Diansyah juru bicara KPK.