Kunjungan Wisatawan Di Biak Menurun

77
Maskapai penerbangan Garuda Indonesia (Foto: HarianPapua.com)

HarianPapua.com – Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Biak Numfor dilaporkan menurun akibat adanya pengurangan jadwal terbang maskapai penerbangan Garuda Indonesia sejak bulan Januari 2019 ke Biak.

Garuda Indonesia yang awalnya memiliki jadwal terbang satu kali setiap harinya menuju Biak kini merubahnya menjadi 4-5 kali dalam seminggu sehingga hal tersebut diakui sangat berdampak kepada jumlah kunjungan wisatawan.

“Ya dengan pembatasan waktu pelayanan Garuda Indonesia di bandara Biak secara langsung berdampak dengan jumlah kunjungan wisatawan khususnya wisatawan Nusantara,” terang Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Biak, Turbey Onosimus Dangeubun, Senin (11/2/2019).

Dengan menurunnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Biak turut membawa pengaruh sosial yang cukup besar di kalangan wirausaha.

“Secara umum pelaku industri pariwisata di Biak seperti hotel, agen perjalanan, penjualan tiket, serta pengusaha restoran, sangat terimbas dengan adanya pengurangan jadwal operasional penerbangan Garuda Indonesia ke Biak,” kata mantan Kepala Bappeda Biak itu.

Turbey berharap perubahan jadwal terbang maskapai penerbangan Garuda Indonesia tersebut hanya bersifat situasional saja karena pengaruhnya cukup besar bagi Kabupaten Biak.

Hingga Senin, layanan penerbangan di Bandara Internasional Frans Kaisiepo Biak masih berjalan lancar untuk penerbangan Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air rute Biak-Jayapura dan Biak-Makassar-Jakarta, serta Nam Air dan Garuda Indonesia untuk rute Biak-Nabire.