KPK Tidak Akan Mundur Tangani Koruptor Papua

301

HarianPapua.com – Juru bicara KPK Febri Diansyah mengaukui bahwa pihaknya tidak akan pernah mundur meskipun berbagai tekanan terkait penyelidikan sejumlah kasus korupsi di Papua dan Papua Barat.

Febri mengakui bahwa KPK tengah menelisik dugaan adanya praktik korupsi proyek dan anggaran di Papua.

“Jadi kami pastikan penanganan perkara pokoknya tidak akan berhenti, karena itu kewajiban bagi KPK untuk terus menangani perkara tersebut,” kata Febri saat dikonfirmasi, Kamis (7/2/2019).

Secara terperinci Febri enggan memberitahukan kepada media tentang kasus dugaan korupsi tersebut karena masih dalam penyelidikan.

“Kalau memang ada perkembangan nanti sampai di tingkat penyidikan untuk perkara perkara di wilayah Papua tentu akan kami sampaikan lebih lanjut karena itu hak publik untuk tahu,” pungkasnya.

Dugaan korupsi di Papua mencuat setelah dua pegawai KPK dianiaya di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu, 3 Februari 2019, dini hari. Kedua pegawai itu dianiaya saat sedang mengecek informasi masyarakat adanya praktik korupsi di lokasi tempat berlangsungnya rapat antara Pemprov Papua, DPRD Papua, dengan Kemendagri tersebut.

Febri turut mengajak seluruh elemen masyarakat di Papua dan Papua Barat untuk mendukung pembangunan yang dapat dinikmati bersama dan bebas dari tangan-tangan para koruptor.

“Jadi, mari kita dukung pembangunan di Papua dan agar pembangunan tersebut dinikmati oleh masyarakat, maka jika ada pihak-pihak yang melakukan korupsi, tentu harus diproses,” pungkasnya.