KPK Punya Bukti Visum Tindakan Penganiayaan

84
Juru bicara KPK Febri Diansyah

HarianPapua.com – Juru bicara KPK Febri Diansyah mengakui pihaknya telah mengantongi hasil visum kasus penganiayaan dua anggotanya oleh anggota DPRD dan Pemprov Papua yang terjadi pada Sabtu (2/2/2019) dini hari.

“Terkait dengan hasil visum yang telah dilakukan, nanti tentu akan menjadi bagian dari pembuktian adanya penganiayaan terhadap pegawai KPK,” kata Febri di Jakarta, Selasa (5/2/2019).

Rekam media lebih lanjut menurut Febri menjadi dasar yang kuat bagi aparat kepolisian Polda Metro Jaya untuk menangkap tersangka penganiayaan dua anggota lembaga negara tersebut.

“Bukti-bukti seperti ini kami yakini akan berbicara dengan sendirinya tentang kondisi yang bersangkutan. Untuk pertanyaan siapa yang melakukan penganiayaan, tentu akan lebih baik jika kita mempercayakan hal tersebut pada tim Polri yang sudah mulai bekerja,” ujarnya.

Ramai diberitakan di media masa aksi penganiayaan yang dilakukan oleh anggota DPRD dan Pemprov Papua terhadap dua anggota KPK yang saat itu sementara melakukan investigas kasus tindak pidana korupsi.

KPK menurut Febri saat ini sementara melakukan penyelidikan terhadap beberapa kasus tindak pidana korupsi yang tercium di tubuh anggota DPRD dan Pemprov Papua.

Febri juga mengatakan bahwa pimpinan KPK pada Senin (4/2/2019) telah menjenguk petugas KPK bernama Gilang yang menjadi korban pemukulan saat menjalankan tugas.

Ia menyatakan yang bersangkutan membutuhkan perawatan setelah tindakan operasi dilakukan untuk bagian hidung dan terdapat jahitan di sekitar mata kiri korban.

“Saya juga sudah melihat langsung kondisi yang bersangkutan malam kemarin dan juga bertemu dengan ayah dan ibu yang menjaga di rumah sakit tersebut. Dari informasi terakhir yang diterima keluarga pasien dari pihak rumah sakit, yang bersangkutan membutuhkan istirahat di rumah sakit sekitar 4-5 hari,” tuturnya.