Kenapa Hery Dosinaen Dilepaskan?

233
Sekda Provinsi Papua,Hery Dosinaen

HarianPapua.com – Meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sekretaris Daerah Provinsi Papua, T.E.A Hery Dosinaen tidak ditangkap dengan beberapa alasan tertentu.

Adapun alasan anggota kepolisian Polda Metro Jaya tidak menangkap Hery Dosinaen dikarenakan tersangka sangat kooperatif ketika diperiksa.

Selain itu, ada juga surat permohonan dari pihak pengacara Hery yang meminta agar kliennya tidak ditahan, mengingat posisinya yang cukup vital di Pemprov Papua. Polisi lantas mengabulkan permohonan itu, dengan menimbang sikap kooperatif Hery.

“Yang bersangkutan tidak dilakukan penahanan, karena subjektivitas penyidik. Contoh, salah satunya yang bersangkutan kooperatif. Kemudian, sebagai pejabat publik. Kemudian, dia juga ada surat dari kuasa hukumnya, mohon tidak dilakukan penahanan, karena masih ada pekerjaan-pekerjaan yang masih harus dilaksanakan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo kepada wartawan.

Argo mengakui tidak ada intervensi apapun yang menyebabkan anggota kepolisian dari Polda Metro Jaya untuk menahan atau melepaskan Hery yang menjadi trending topik lantaran sikapnya yang tidak pantas dicontoh sebagai wakil masyarakat yang menggunakan otot ketika menampar anggota KPK yang sedang bertugas.

Gilang adalah orang yang diduga dianiaya, saat sedang mengambil foto aktivitas rapat antara Pemprov Papua dengan Anggota DPRD Papua di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu malam, 2 Februari 2019.

Saat itu, sejumlah orang dari Pemprov Papua, datang menghampiri Gilang, karena tidak terima difoto. Mereka sempat menanyakan identitas Gilang. Meski sudah mengetahui Gilang pegawai KPK, namun mereka tetap memukulnya.

Hal ini membuat wajah Gilang mengalami luka memar dan sobek. Korban lantas melapor ke Polda Metro Jaya, Minggu 3 Februari 2019.