Kemenkes Kirim Kontainer Pendingin Jenazah ke Pandeglang

141
Dampak kerusakan yang terjadi akibat bencana alam tsunami yang menerjang Lampung-Banten, Sabtu (22/12/2018)

HarianPapua.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia merespon cepat kekurangan ruang jenazah baig para korban bencana alam tsunami Lampung-Banten dengan mengirimkan kontainer penyimpan jenazah ke Pandeglang, Provinsi Banten.

Kontainer penyimpan jenazah tersebut mampu menampung hingga 50 jenazah. Pantauan media HarianPapua.com, hingga Selasa (25/12/2018) sore waktu setempat tersisa 20 jenazah yang sudah teridentifikasi namun belum juga dimabil oleh keluarga korban.

Sementara di Provinsi Lampung telah didirikan 8 Pos Kesehatan untuk membantu para korban tsunami Selat Sunda yang melanda Lampung. 8 pos kesehatan itu diisi oleh tenaga kesehatan dari 26 Puskesmas dan RSUD di Lampung Selatan.

Untuk mempermudah korban dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, Dinkes Lampung telah mengoperasikan 1 unit rumah sakit mobile dengan kemampuan operasi mobile dikerahkan ke Desa Kunjir. Selanjutnya akan menyusul 1 unit mobile rontgen.

Hingga berita ini diturunkan, dilaporkan lebih dari 400 korban jiwa telah berhasil ditemukan dan ribuan lainnya mengalami luka-luka akibat tsunami yang menerjang Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018) malam waktu setempat.