Kekayaan Alam Papua Bikin Vanuatu Gila

220
ilustrasi Bintang kejora

HarianPapua.com – Pemerintah Indonesia mengecam keras langkah manupulatif salah satu negara di Kepulauan Pasifik, Vanuatu, yang selalu menjadi biang kerok dan menjadi negara pendukung para pentolan Papua Merdeka yang terus menyuarakan kemerdekaan Papua atas nama HAM.

Terbaru, Vanuatu secara sengaja memasukan nama Benny Wenda dalam delegasinya untuk yang melakukan kunjungan kehormatan ke kantor KTHAM pada hari Jumat (25/1/2019).

Kunjungan kehormatan ini dilakukan dalam rangka pembahasan UPR (Universal Periodic Review) Vanuatu di Dewan HAM dimana nama Benny Wenda tidak masuk dalam daftar resmi delegasi Vanuatu untuk UPR.

Kantor KTHAM bahkan menyatakan pihaknya sangat terkejut mengingat pertemuan semata-mata dimaksudkan untuk membahas UPR Vanuatu. Tetapi langkah manipulatih yang dilakukan Vanuatu dinilai sudah sangat melanggar prinsip-prinsip fundamental Piagam PBB.

Vanuatu sendiri disinyalir ingin mendapatkan bagian dalam menguasai kekayaan alam Bumi Cenderawasih nantinya agar dapat menopang roda ekonomi negara mereka yang begitu lemah.

Negara bekas jajahan Perancis tersebut merupakan salah satu negara terkecil di Kepulauan Pasifik dengan luas negara 12.199 km persegi dan dihuni oleh 288,017 jiwa.