Kapolri: Jangan Ada Korban di Momen Natal Dan Tahun Baru

221
Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Foto: Merdeka)

HarianPapua.com – Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan perintah kepada seluruh pihak kepolisian untuk tidak melakukan gencatan senjata pada momen Natal dan Tahun Baru.

Hal ini menurut mantan Kapolda Papua tersebut harus dilakukan karena umat Kristiani di Provinsi Papua dan Papua Barat sangat menghargai even keagamaan yang berlangsung.

Meskipun aparat kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap para tersangka Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) pelaku pembantaian pekerja PT Istaka Karya di Kabupaten Nduga, Kapolri meminta untuk tidak ada korban yang jatuh pada momen penting seperti Natal dan Tahun Baru.

“Untuk Natal dan Tahun Baru saya sudah perintahkan cooling down gencatan senjata dulu,” terang Kapolri di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2018).

“Di sana sangat menghargai gereja. Jadi sepanjang di sana enggak repot (KKSB), ya janganlah yang sini ngejar-ngejar. Karena itu sensitif, apalagi kalau ada korban di Natal Tahun Baru,” jelas dia.

“Intinya tetap dilakukan pengejaran tapi tidak terlalu banyak diekspos. Ditangkap ya sudah saja. Jangan (media) yang disampaikan pas lagi polisi mukul begini, maka digoreng lagi sama mereka (KKSB). Ini genderang propaganda mereka yang teman-teman bisa masuk tanpa sadar,” kata Tito.

Aparat gabungan TNI/Polri sendiri masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku pembantaian pekerja PT Istaka Karya di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, beberapa waktu lalu.