Kapolda Tolak Komentari Permintaan Gubernur Papua

3298
Kapolda Papua Irjen Pol Drs Martuani Sormin M.Si

HarianPapua.com – Pernyataan Lukas Enembe yang meminta adanya penarikan pasukan dari Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, dengan alasan “karena mau Natal” tidak mau digubris oleh Kapolda Papua, Irjen Martuani Sormin.

Hal itu dikatakan Kapolda Papua ketika Gubernur Papua Lukas Enembe dan Ketua DPR Papua Yunus Wonda sebelumnya meminta agar TNI dan Polri ditarik dari Kabupaten Nduga dan menghentikan perburuan kelompok separatis bersenjata yang menewaskan dan membantai 17 orang karyawan PT Istaka Karya di Nduga.

Para pimpinan eksekutif dan legislatif beralasan kehadiran TNI/Polri membuat penduduk kampung trauma. Jadi pasukan TNI dan Polri ditarik, agar memberikan kesempatan bagi masyarakat Nduga merayakan Natal dengan damai.

“Saya tidak mau mengomentari pernyataan Gubernur Papua itu. Tapi harus diketahui secara universal kehadiran aparat negara atau aparat keamanan di mana pun bertujuan mengemban tugas yang diberikan negara,” katanya.

Martuani mengatakan kehadiran TNI dan Polri di Papua, khususnya di Kabupaten Nduga, adalah untuk melayani, melindungi, mengayomi, sekaligus menjamin keamanan masyarakat di sana.

“Jadi tidak satu pun yang bisa melarang kami untuk menempati dan bertugas diseluruh wilayah Republik Indonesia, termasuk Nduga,” tegasnya.

Menurut mantan Kadiv Propam Polri itu, TNI dan Polri disumpah untuk taat kepada negara ini dan bertugas mempertahankan semua wilayah NKRI.