Jadi Tersangka, Ini Kata Hery Dosinaen

184
Kantor KPK

HarianPapua.com – Sekda Provinsi Papua T.E.A Hery Dosinaen ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan yang melibatkan dirinya bersama dua anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (2/2/2019).

Setelah dinyatakan sebagai tersangka, Hery mengaku dirinya khilaf dan memohon agar dimaafkan atas perilakunya yang dinilai tidak menunjukan sikap seorang pejabat di lingkungan provinsi Papua.

“Secara pribadi maupun kedinasan dan atas nama pemerintah Provinsi Papua, atas emosional sesaat, reflek yang terjadi mengenai salah satu pegawai KPK di Hotel Borobudur, sekali lagi atas nama pribadi dan kedinasan dan Pemprov Papua memohon maaf ke pimpinan KPK dan segenap jajaran KPK atas kekhilafan ini,” ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Senin (18/12/2019).

Hery mengakui dirinya terbawa emosi sehingga dengan spontan melakukan hal-hal yang nyatanya sangat merugikan dirinya sendiri dan memalukan instansi dimana dirinya bekerja.

Lebih lanjut, Hery meminta agar dengan adanya kasus yang menjerat dirinya dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan tidak membuat kerjasama pemerintah provinsi Papua dan juga KPK berhenti.

“Kerjasama ini tetap terjalin agar semua pemerintahan menjadi baik dan terarah sesuai ketentuan,” katanya.