Ini Target PLN WP2B Di Tahun 2019

196
ilustrasi PLN

HarianPapua.com – Lebih dari 500 desa di wilayah Papua dan Papua Barat masuk dalam target penerangan PT PLN (Persero) Wilayah Papua dan Papua Barat (WP2B) untuk tahun 2019.

PLN WP2B pada tahun 2019mencatat elektrifikasi listrik di Provinsi Papua dan Papua Barat mencapai 56,44% dengan rincian di Papua Barat mencapai 90,69% dan Papua 47,25%.

“Fokus kami tahun ini di pedesaan dengan target 100% dengan pembagian tugas antara PLN dan Kementrian ESDM. Kementrian ESDM akan membagikan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE), biasanya satu rumah mendapatkan 3-4 titik lampu berkapasitas masing-masing 10 watt,” terang Asisten Manajer Komunikasi PLN Wilayah Papua dan Papua Barat, Septian Pujiyanto, Rabu (13/2) ketika ditemui di Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Target 2018-2019 adalah 770 desa, dengan rincian tahun 2018 sudah dilistriki 197 desa atau 85,99% dan tahun ini, targetnya 580 desa atau 100%. Kebanyakan desa yang belum teraliri listrik berada di wilayah pegunungan tengah Papua.

PLN juga mengedepankan sistem perluasan jaringan dan mengutamakan sumber daya alam yang ada di sekitar desa, untuk pembangunan pembangkit isolated.

“Kebanyakan desa menggunakan tenaga air dan tenaga matahari, untuk mengurangi pemakaian diesel berbahan dasar solar. Kebanyakan desa saat ini juga telah menggunakan picohidro yakni pembangkit listrik dengan menggunakan air berkapasitas lebih kecil dari microhidro. Biasanya satu pembangkit picohidro bisa menerangi 10-15 kepala keluarga,” katanya.

Target PLN bukan tidak beralasan karena Provinsi Papua dan Papua Barat masuk dalam program Indonesia Terang yang dicanangkan pemerintah pusat demi memberikan pasokan listrik untuk kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat di pedalaman Papua dan Papua Barat.