Indeks Pembangunan Manusia Di Papua Membaik

50
Presiden Jokowi ketika berkunjung ke Kabupaten Asmat, Provinsi Papua

HarianPapua.com – Di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Papua berangsur membaik. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat selama tahun 2018 IPM di Provinsi Papua tercatat berada di angka 60,06 persen.

Meskipun masih menjadi provinsi dengan IPM terendah di seluruh Indonesia, Provinsi Papua mencatat pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia di tahun 2018 naik sebesar 1,64 persen atau bertumbuh ke arah positif dari tahun 2017.

“Pada tahun 2018 ini, Papua IPM sudah masuk kategori sedang. Hampir seluruh provinsi masuk kategori sedang, tinggi, hanya DKI yang masuk sangat tinggi,” terang Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers bersama media di Jakarta, Senin (15/4/2019)

Adapun dengan melihat komponennya, umur harapan hidup saat bayi lahir mengalami peningkatan menjadi 71,20 tahun dari tahun sebelumnya 71,06. Lalu anak-anak berusia 7 tahun memiliki harapan pendidikan selama 12,91 tahun atau mencapai Diploma I.

Kemudian penduduk berusia 25 tahun ke atas juga meningkat, secara rata-rata menempuh pendidikan selama 8,17 tahun atau hingga kelas 9 SMP.

“Pengeluaran per kapita juga tumbuh 3,70%, menjadi Rp11,6 juta per tahunnya,” katanya.