Hotel di Papua Belum Penuhi Standar

159
Ilustrasi hotel di Kota Jayapura

HarianPapua.com – Jelang gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan diselenggarakan di Bumi Cenderawasih pada tahun 2020 mendatang, manajemen PT Superintending Company of Indonesia (Sucofindo) berencana melakukan sertifikasi pada sektor dunia perhotelan.

Hal ini dilakukan mengingat Provinsi Papua terbilang begitu jauh dalam standar perhotelan yang sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Khusus di Papua memang masih jauh dari standarisasi yang kami punya, dan rata-rata di Papua ini belum tersertifikasi. Jadi jika ada yang bilang hotel ini bintang 4 atau tiga padahal belum sesuai standarnya dan belum memiliki sertifikasi” terang Kepala PT Sucofindo Cabang Timika, Muhammad Surahman, Kamis (14/2/2019).

Sucofindo sendiri akan melakukan koordinasi dengan PHRI Papua dan instansi terkait tentang sosialisasi sertifikasi perhotelan tersebut.

Sertifikasi dilakukan untuk memberikan kepastian kepada konsumen bahwa pelayanan yang diterima sesuai dengan promo yang diberikan oleh pihak hotel karena hal tersebut memiliki kekuatan hukum yang kuat.

Bahkan sanksi pencabutan izin usaha bisa menjadi bagian manajemen perhotelan yang dinilai melanggar akan aturan atau standar yang sudah ditetapkan oleh pemerintah tersebut.

Koordinator Sertifikasi PT Sucofindo Dian Indrawati menyatakan sertifikasi yang dilakukan Sucofindo mencakup semua hal, mulai dari gedung, listrik, pengelolaan limbah, hingga dari aspek administrasi.