Bentrokan di Sorong, 3 Rumah Hangus Terbakar

254
Tim Sabhara Polres Kota Sorong mengamankan situasi pascabentrokan antarwarga di komplek Kokoda, Jalan Kanal Viktpri Km 9 Kelurahan Kladufu Sorong Timur, Kota Sorong, Papua Barat. (Foto: iNews.id/Chanry Andrew Suripatty)

HarianPapua.com – Bentrokan antar warga kembali terjadi di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, Minggu (11/2/2019) wang meludeskan 3 rumah warga sekaligus dalam insiden tersebut.

Belum diketahui secara pasti motif dibalik aksi saling serang antar kedua belah pihak dengan membawa sejumlah senjata tajam seperti pisau, parang, tombak dan anak panah.

Warga yang berada di lokasi kejadian tepatnya di Kompleks Kokoda, Jalan Kanal Viktori Km 9, Kelurahan Kladufu, Sorong Timur, Kota Sorong tersebut sempat dibuat panik oleh kebrutalan dua kelompok masyarakat yang saling serang itu.

Menurut informasi laporan warga, aksi saling serang antar dua kelompok warga tersebut lantaran adanya penganiayaan (dibegal dan dibacok) dua orang anggota keluarga dari pihak yang menyerang terlebih dahulu.

Dilansir iNews, bentrokan ini berawal saat sepasang suami istri, Kamarudin (29) dan Jumiati (30) yang saat itu berhenti sejenak karena melihat rekannya berada di pangkalan ojek, tanpa sebab yang jelas tiba-tiba dipukul dari arah belakang oleh sejumlah pemuda.

Kamarudin dan istrinya kemudian melarikan diri menghindari kebringasan sejumlah pemuda yang terus mengejarnya sambil membawa senjata tajam.

Akibat kejadian itu, Jumiati mengalami luka di bagian tangan terkena sabetan pisau. Sedangkan suaminya, Kamarudin terkena panah pada pelipis mata sebelah kiri. Keduanya kini masih mendapat perwatan medis di Rumah Sakit Sele Be Solu Kota Sorong.

Keluarga korban yang tidak terima langsung mendatangi tempat kejadian sambil membawa senjata tajam dengan tujuan mencari pelaku pemukulan dan pembacokan.

Aksi saling serang pun tidak dapat dihindari antardua kelompok warga. Salah satu kelompok warga terkena panah pada tangan bagian kanan dan tiga rumah warga di komplek Kanal Viktori dibakar.

Tim Sabhara Polres Sorong Kota dipimpin Iptu Muhammad S Bugis yang mendapatkan informasi tersebut langsung menuju lokasi kejadian untuk mengamankan situasi.

Komandan Rayon Militer (Danramil) 1802-01 Sorong Barat Mayor Inf Triyana juga terlihat ikut mengamankan situasi. Bentrokan itu bisa diatasi dan dikuasi petugas Polri/TNI satu jam setelah kejadian.

Sementara itu, dua terduga pelaku M (20) dan EA (21) saat ini telah diamankan di Polsek Sorong Timur. Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif bentrokan dan penyerngan dua pelaku kepada sepasang suami istri.