Ahok Sudah Berubah Menjadi BTP

283
Basuki Tjahaja Purnama alias BTP

HarianPapua.com – Setelah dinyatakan bebas pada hari ini, Kamis (24/1/2019), Basuki Tjahaja Purnama tidak mau lagi dipanggil dengan sebutan Ahok melainkan BTP.

Sejumlah pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta yang biasa disebut Ahoker sudah menyemut dan rela berdatangan ke Mako Brimob Kelapa Dua sejak subuh hari. Beberapa di antaranya bahkan mengaku sudah berangkat sejak malam hari.

Kegembiraan sekaligus banyak harapan digaungkan para pendukung setia Ahok. Salah satunya diungkapkan sekelompok ibu-ibu asal Cengkareng, Tangerang yang rela datang sejak subuh hari. Mereka meminta Ahok bisa maju sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pribadi Ahok yang dinilai tegas dan berani, dinilai tepat sebagai sosok untuk memerangi masalah korupsi di Indonesia yang sampai sekarang tak kunjung selesai.

berbagai karangan bunga juga berderet di sekitar halaman Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Sejumlah orang dengan mengenakan baju kotak-kotak khas Ahok bernyanyi lagu Indonesia Raya hingga Pancasila untuk menyambut sang idola.

Beberapa hari menjelang hari kebebasannya, Ahok sempat menuliskan surat khusus yang ia tujukan bagi masyarakat Indonesia. Surat itu ia tulis pada Kamis (16/8/2018) atau satu pekan sebelum bebas.

Melalui sepucuk surat itu, Ahok menceritakan sedikit pengalamannya lewat buku yang diluncurkannya, ”Kebijakan Ahok”.

Pesan dalam surat itu dibacakan oleh sang anak, Nicholas Sean , pada acara peluncuran buku ”Kebijakan Ahok” di Gedung Filateli, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018). Dalam surat itu, Ahok menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukungnya.

“Karena Papa masih di penjara, surat ini dibuat langsung oleh papa dan akan dibacakan untuk semua yang hadir,” kata Nicholas.

Surat tersebut ditulis langsung oleh Ahok. Dengan tinta berwarna biru, Ahok menorehkan berbagai pandangannya dalam buku yang ia luncurkan.

Berikut isi pesan dalam surat yang ditulis Ahok:

Kepada saudara saudara yang hadir maupun tidak hadir dalam acara peluncuran buku saya di hari Kamis, 16 Agustus 2018, saya ucapkan terimakasih atas dukungan dan perhatiannya selama ini ntuk saya dan tim BTP.

Saya menulis buku Kebijakan Ahok, dengan maksud agar semua kebijakan yang telah saya ambil dan pikirkan ketika saya menjadi pejabat publik, dapat menjadi satu pelajaran berharga untuk kita pelajari maupun kita kritisi secara bersama dan bisa dipahami.

Saya harap para calon anggota dewan dan kepala daerah dan orang awam yang mau mengetahui kebijakan yang saya ambil selama menjadi pelayan pejabat publik terutama DKI, dapat mendapat masukkan atau tambahan untuk kebijakan publik yang akan mereka ambil. Atau bagi yang awam dapat membandingkan kebijakan ahok dengan kebijakan pejabat di daerahnya.

Semoga tuhan memberi kita damai sejahtera dan keadilan. Salam BTP. Catatan: panggil saya BTP.