3 Ekor Paus Hiu Terdampar di Mimika, Dua Mati

359
Proses evakuasi bangkai paus bryde di pesisir Kampung Timika Pantai, Mimika, Papua. Foto: Syamaun W Hi Yusuf/Balai TN Lorentz Timika/Mongabay Indonesia

HarianPapua.com – Tiga ekor ikan Hiu Paus ditemukan terdampar di perairan Mimika, Provinsi Papua oleh warga setempat dimana dua diantaranya ditemukan telah mati dan membusuk sementara satu lainnya terjerat di dalam jala nelayan yang kemudian dilepaskan kembali ke laut bebas.

Sampari Saneraro Suruan, dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Papua yang juga peneliti paus di Papua Barat menduga terdamparnya tiga paus di pesisir pantai Mimika disebabkan karena karena ada perubahan lingkungan perairan Papua.

“Ada perubahan lingkungan, mungkin terkait dengan limbah perusahaan Freeport, karena terjadi 3 kematian paus di tempat yang berdekatan di Mimika. Tahun lalu bahkan ada 7 kali paus terdampar di Fakfak. Kemarin juga terjadi penyu belimbing terdampar di Manokwari. Perairan Papua merupakan jalur migrasi paus dan beberapa penyu seperti penyu belimbing,””kata Sampari yang dihubungi Mongabay-Indonesia pada Minggu (14/4/2019).

Sampari menduga ada pengaruh pemanasan global dengan berubahnya iklim Papua yang lebih panas terhadap migrasi mega fauna laut itu.

“Papua iklimnya sedikit tidak normal. Panas benar-benar menyengat. Panas tidak seperti dulu. Perubahan iklim sudah mulai kerasa yang tidak cocok dengan waktunya migrasi paus, sehingga terdampar,” jelasnya.

Dua ekor ikan Hiu Paus yang ditemukan terdampar dan mati membusuk tersebut antara lain Hiu Paus Bryde dan ikan Hiu Paus jenis Paus Sperma dengan panjang 8 meter yang telah mati 4 hari dan telah rusak.

Sumber: Mongabay Indonesia