Belasan Guru Disandera KKB dan Diperkosa Secara Bergilir

14092
Ilustrasi bendera bintang kejora

HarianPapua.com – Aksi tidak manusiawi kembali ditunjukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Mapenduma, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua yang menyandera 15 guru dan tenaga medis selama 14 hari lamanya.

Bahkan, salah seorang dari antara para sandera diperkosa secara bergilir sebelum akhirnya berhasil diselamatkan.

Ke-15 orang guru dan tenaga kesehatan yang sempat disandera itu berhasil diselamatkan dengan bantuan Kepala Puskesmas Mapenduma Naftali Wandikbo.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal kepada awak media membenarkan adanya berita tersebut. Komisaris Besar Polisi Ahmad Kamal mengatakan, dari laporan yang diterima selain menyandera, maka KKB itu juga melakukan pemerkosaan terhadap salah satu guru yang dilakukan secara bergiliran.

“Apa yang dilakukan KKB terhadap korban yang mengajar di SD YPGRI 1 di luar batas kemanusiaan,” kata Kombes Kamal seraya menambahkan, para korban sebelum diterbangkan ke Wamena sempat diamankan dan menginap di Kepala Puskesmas Mapenduman, Naftali Wandikbo.

Menurut Kombes Kamal, KKB disinyalir mencurigai kedatangan tenaga para guru dan medis ke Mapenduma yang dikira sebagai intelijen negara untuk memantau kegiatan kejahatan mereka.

Korban pemerkosaan saat ini telah dievakuasi menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena untuk mendapatkan perawatan.