Ada Konspirasi Data Pemilih Ganda Dalam Temuan Bawaslu Papua

257
Kantor Bawaslu Republik Indonesia

HarianPapua.com – Lebih dari satu juta data pemilih ganda atau identitas pemilih lebih dari satu yang ditemukan oleh Bawaslu Provinsi Papua, Sabtu (20/10/2018).

Anggota Bawaslu Provinsi Papua, Anugerah Pata dalam keterangannya kepada Antara mengatakan bahwa data ganda yang ditemukan oleh pihaknya berupa kartu keluarga ganda dan juga NIK ganda.

“Ada yang Kartu Keluarga (KK) ganda, Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda, nama dan tempat tanggal lahir (TTL) ganda” katanya.

Bukan hanya daftar pemilih baru yang ditemukan, melainkan masyarakat yang sudah masuk dalam daftar pemilih tetap atau DPT pun ditemukan kasus yang sama oleh Bawaslu Provinsi Papua.

Temuan Bawaslu Provinsi Papua tersebut mencakup seluruh kabupaten yang berada di wilayah Pemprov Papua dengan data KK dan NIK ganda sebanyak 182.741 orang, NIK ganda sebanyak 370.563 orang, TTL ganda sebanyak 181.062 orang serta nama dan TTL ganda yang mencapai angka 184.004 orang. Sedangkan pemilih yang menggunakan alamat ganda ditemukan sebanyak 98.388 orang.

“Hasil pencermatan ini diserahkan ke KPU Papua untuk melakukan singkronisasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) sehingga tidak ada lagi data ganda,” terang Anugrah.

Penemuan data ganda yang diungkapkan oleh Bawaslu Provinsi Papua ini diminta untuk segera ditinjaklanjuti agar tidak menjadi sasaran penilaian dari kinerja lalai yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Papua.