Perekaman E-KTP di Papua Kurang Maksimal

379

HarianPapua.com – Provinsi Papua menjadi salah satu provinsi dengan kinerja perekaman e-KTP yang paling lambat dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum KPU RI yang membidangi Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Ilham Saputra meminta pemerintah daerah (Pemda) Provinsi Papua agar menggenjot perekaman KTP elektronik atau e-KTP.

Hal ini, menurut Ilham, mengingat perekaman e-KTP tersebut diwajibkan dalam Undang-undang (UU) Pemilu. Dia mengatakan,KPU mengimbau kepada pemerintah untuk mengaktifkan atau menggiatkan kembali perekaman e-KTP.

“Saat kita mulai mengumumkan daftar pemilih beberapa waktu lalu, konon disebutkan bahwa warga Papua yang sudah memiliki e-KTP baru sekitar 30 persen. Kami berharap ke depan ada penambahan-penambahan,” ujar Ilham, seperti dikutip dari Antara, Kamis (18/10/2018).

Ia meminta warga Papua agar aktif mengecek ke kelurahan atau kampung (desa), serta distrik (kecamatan) apakah mereka telah terdaftar sebagai pemilih yang memiliki hak menggunakan suaranya saat Pemilu Legislatif/Pilres 2019.

“Orang yang sudah punya KTP elektronik (e-KTP) harus aktif mengecek, jikalau tidak terdaftar maka harus segera mendaftar di kelurahan-kelurahan atau distrik masing-masing,” ucap Ilham.

KPU RI, menurut Ilham, bersama jajaran terkait seperti Bawaslu maupun Direktorat Jenderal Kependudukan Kemendagri terus berkoordinasi dalam hal memutakhirkan data pemilih.

Masyarakat di Provinsi Papua diminta juga untuk selalu aktif dan tidak tinggal diam dalam pengurusan e-KTP agar pelayanan bisa lebih maksimal untuk kemajuan bersama.