LPG Langka di Timika Karena Kapal Lambat Masuk

158
ilustrasi pengusaha tabung gas LPG

HarianPapua.com – Kelangkaan gas LPG di wilayah Timika, Provinsi Papua dipastikan berakhir setelah Kapal MV Kedung Mas yang mengangkut 13 kontainer berisi gas LPG ukuran 12 kilogram sejumlah 7.774 tabung dan ukuran 50 kilogram sebanyak 286 tabung berhasil sandar di Pelabuhan Pomako, Timika, Sabtu (13/10/2018) lalu.

Oleh karena itu, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation VIII memastikan pasokan gas LPG di wilayah Timika aman.

Adapun pasokan tabung gas LPG ukuran 5.5 kilogram, 12 kilogram, dan 50 kilogram dipastikan dapat mencukupi kebutuhan di Timika menyusul jadwal kedatangan Kapal Palung Mas yang mengangkut 2000 tabung gas dan kapal milik agen yang membawa 1120 tabung gas pada Kamis pekan ini.

Jumlah ini menambah stok gas LPG di Timika mencapai 10 ribu tabung gas di wilayah Kabupaten Mimika. Selain itu, di pertengahan November ini akan didatangkan sejumlah 5.000 tabung untuk mengantisipasi kebutuhan di periode Natal dan Tahun Baru sehingga stok gas LPG di Timika diperkirakan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Januari 2019 mendatang.

“Pertamina senantiasa memastikan bahwa masyarakat di Timika bisa mendapatkan gas LPG melalui agen karena pasokan LPG aman. Kami selalu berupaya agar stok aman agar masyarakat mendapatkan LPG dengan mudah. Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok yang telah ada dapat mencukupi kebutuhan masyarakat saat ini bahkan hingga Januari 2019 mendatang,” ujar Region Manager Domestic Gas VIII, Probo Prasiddhahayu dilansir JPNN.

Pertamina bersama dengan agen, sub-agen, dan outlet gas di wilayah Timika terus mendorong penggunaan bahan bakar ramah lingkungan, baik untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha di wilayah Timika dengan penggunaan bahan bakar gas.

Selain itu, juga disiapkan langkah agar keterlambatan kapal bisa diantisipasi.