PDAM Jayapura Disinyalir Munculkan Konspirasi Bisnis Air Bersih

503
Ilustrasi

HarianPapua.com – Produksi air bersih di Kota Jayapura mengalami penurunan hingga menyentuh angka 60 persen. Hal tersebut telah terjadi dalam kurun waktu 3 bulan terakhir yang menyebabkan banyaknya rumah tangga di Kota Jayapura yang mulai kekurangan air bersih.

Salah satu faktor yang disinyalir menjadi biang kerok menurunnya volume produksi air bersih adalah nakalnya oknum-oknum yang bermukim tanpa identitas di wilayah ketinggian yang melakukan aksi pembocoran pipa air bersih sehingga menyebabkan volume air bersih menjadi defisit untuk Kota Jayapura.

“Tiga bulan terakhir terjadi penurunan kapasitas sekitar 60 persen setiap detiknya. Penuruan drastis lainnya terjadi di Entrop yang hanya tersisa 30-40 liter/detik. Jadi yang tersisa hanya beberapa intek yang mengalir,” kata Direktur Utama PDAM Jayapura, Entis Sutisna pada Sabtu (13/10).

Sementara itu, ketika masyarakat di Kota Jayapura mulai mengeluh dengan menurunnya tingkat produksi volume air bersih, PDAM Kota Jayapura terus melancarkan produksi penjualan air bersih tanpa terlebih dahulu menyelesaikan permasalahan bocornya pioa-pipa yang membawa aliran air bersih guna menyokong kebutuhan air bersih di Kota Jayapura.

Konspirasi bocornya pipa dan rusaknya hutan yang menjadi sumber produksi volume air bersih kini menjadi perhatian masyarakat yang menilai pemerintah Kota Jayapura tidak serius dalam memerangi masalah-masalah tersebut.

Karena penurunan debit air ini, maka terjadi dampak pada jam pelayanan di Jaya Asri, Hamadi, Entrop Kompleks Pasar. Bahkan, PDAM terpaksa melakukan giliran dalam pendistribusian air ke warga.