Bentrokan Pecah di Oksibil, Ratusan Warga Mengungsi

1097
Kondisi pasca bentrokan antara kedua masa di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang (foto: Polda Papua)

HarianPapua.com – Lebih dari 300 warga yang berada di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang harus mengungsi sementara dari tempat tinggal mereka setelah bentrokan terjadi antar dua kelompok yang membungi hanguskan perumahan warga setempat.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, dua kelompok yang bertikai adalah Tim 9 pimpinan Yance Tapyer yang menginginkan Bupati Pegunungan Bintang Costan Otemka turun dari jabatannya serta kelompok pendukung bupati yang di pimpin Andi Balyo dan Lester Apintamon. Bentrok kemudian melibatkan aparat kepolisian saat anggota Brimob mencoba melerai kedua kubu. Dua polisi terkena panah, yakni AKP Amon dan Brigadir Dolfis.

“Satu anggota Brimob terluka panah di bagian mata dan Kasat Lantas di sana terkena panah di bagian paha. Kemudian ada lima warga masyarakat mengalami luka-luka dan ada lima ruko dan lima rumah dibakar,” katanya, Selasa (2/10/2018).

Polisi, lanjut dia, kemudian mengeluarkan tembakan untuk meredam situasi.

“Saat ini, kondisi di sana sudah mulai kondusif. Namun, aparat kepolisian dan TNI di sana terus berupaya mencegah agar peristiwa ini tak lagi terulang, dengan mengimbau dan mengajak semua pihak terlibat” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut namun dipastikan kerugian akibat kerusakan material mencapai ratusan juta rupiah.