Pemangku Jabatan Bungkam Terkait Kontainer Penuh Miras yang Ditahan

605
Ada uang, kaka mabuk, kaka tidur di jalan

HarianPapua.com – PT Sumber Makmur Jayapura (SMJP) memenangkan gugatan terhadap ribuan botol miras dalam kontainer yang ditahan di pelabuhan Jayapura oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jayapura dan Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVII/Cendrawasih TNI AD.

Hal ini memicu berbagai tanggapan negatif di kalangan masyarakat setelah pernyataa hakim PN Jayapura yang menyatakan bahwa “melarang miras sama saja dengan melanggar hak asasi manusia” sehingga ribuan botol minuman keras yang sempat ditahan tersebut berhasil diambil kembali oleh PT Sumber Makmur Jayapura (SMJP) yang notabenenya adalah pemilik barang haram tersebut.

Bahkan, hingga berita buruk ini menyebar hingga ke pelosok Kota dan Kabupaten Jayapura, belum ada tanggapan positif dari para pemangku jabatan.

Walikota Jayapura, Bupati Kabupaten Jayapura bahkan Gubernur Papua terpilih Lukas Enembe belum mengambil respon positif terkait peredaran barang-barang haram itu.

Padahal, jika dilihat kembali para pemangku jabatan yang disebutkan diatas merupakan pihak-pihak yang menandatangani nota kesepakatan terkait Perda Miras beberapa waktu lalu.

Hingga berita ini diturunkan, peredaran miras masih tetap berlaku meskipun ada peraturan daerah (Perda) yang melarang akan hal itu.