Unggah Video Ujaran Kebencian, Karyawan Freeport Diamankan

20626

HarianPapua.com – Seorang karyawan PT Freeport Indonesia diamankan aparat keamanan setelah melakukan aksi bodoh dengan mengunggah video yang berisi ujaran kebencian terhadap pemerintah Indonesia.

Pelaku diamankan di rumahnya di Kompleks Perumahan Bumi Kamoro beserta beberapa barang bukti diantaranya tiga buah laptop, tiga buah telepon genggam dan satu unit kendaraan roda empat jenis Toyota Rush.

“Yang bersangkutan kami kenakan pasal 45 a ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, yaitu dengan sengaja tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan” terang Kapolres Mimia, AKBP Agung Marlianto.

Disamping itu, Kapolres juga menyayangkan berita yang beredar di tengah masyarakat yang mengatakan bahwa kepolisian menangkanp anak pelaku yang masih di bawah umur bukan pelaku itu sendiri.

“Kami perlu meluruskan bahwa yang kami lakukan penangkapan bapaknya anak itu. Dia juga yang mengendalikan anaknya untuk melakukan perbuatan yang kurang tepat. Pelaku sekarang sudah kami tahan di Polres Mimika, sedangkan putranya telah kami kembalikan ke ibunya. Dia hanya sebagai saksi” katanya.

Kapolres mengingatkan semua pihak di Mimika agar tidak terprovokasi dengan informasi yang tidak benar tersebut, karena bisa berpotensi menimbulkan situasi kurang kondusif.

Pelaku dengan inisial AY tersebut menjadikan putranya yang masih kecil sebagai aktor utama dalam video tersebut untuk menyampaikan pernyataan yang menentang keberadaan NKRI di Papua.

Video berdurasi beberapa menit tersebut selanjutnya diunggah ke media sosial (facebook) dan telah ditonton oleh banyak orang.