Ospek “Bintang Kejora” Kembali Muncul di Stikom Muhammadiyah

1888
Ketua BEM STIKOM Muhammadiyah Jayapura saat digiring ke Polresta Jayapura. (Dok: Polresta Jayapura)

HarianPapua.com – Polisi membubarkan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) atau ospek di Kampus STIKOM Muhammadiyah Jayapura. Ini dilakukan karena dugaan mahasiswa baru menggunakan noken bercorak “Bintang Kejora” yang diyakini sebagai atribut Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Kapolsek Abepura, AKP Dionisius, langsung berkoordinasi dengan pihak Yayasan STIKOM dan telah menangkap Ketua BEM STIKOM Muhammdiyah. Ketua Yayasan STIKOM juga menyesalkan kegiatan ini, karena tak sesuai dengan aturan PKKMB yang sudah diatur dalam peraturan dari Dikti Pusat.

“Kegiatan dengan membawa atribut ini pun tak sesuai dengan aturan di Negara Republik Indonesia. Apabila kami menemukan kejadian ini lagi, tetap kami bubarkan dan mengambil tindakan tegas sesuai undang-undang yang berlaku,” ujarnya, Selasa (28/8).

Dari pembubaran kegiatan itu, polisi menyita 24 tas noken yang bercorak “Bintang Kejora” dan membawa serta Ketua BEM STIKOM Muhammadiyah ke Polres Jayapura Kota, guna pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini disiarkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kampus STIKOM Muhammadiyah Jayapura.