Warga Jepang Tolak Pangkalan Militer Amerika

1626
Warga Jepang memprotes rencana pemerintah untuk merelokasi pangkalan udara Amerika Serikat (AS) di pulau Okinawa. Foto/Istimewa

HarianPapua.com – Sekitar 70.000 orang memprotes rencana pemerintah Jepang untuk merelokasi pangkalan udara Amerika Serikat (AS) di pulau Okinawa. Keberadaan pangkalan udara dianggap akan merusak lingkungan dan warga setempat mengklaim telah cukup berkorban untuk aliansi keamanan Jepang.

Para demonstran berkumpul di sebuah taman di ibukota prefektur Naha. Mereka mendesak agar Tokyo membatalkan rencana merelokasi Futenma Stasiun Korps Marinir AS dari kota yang padat di Ginowan ke daerah pesisir yang sepi penduduk di Nago seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (12/8/2018).

Warga Okinawa ingin memblokir rencana pemerintah untuk mulai menimbun tanah ke Teluk Henoko dalam beberapa hari untuk membuat TPA untuk lokasi baru. Kelompok-kelompok lingkungan mengatakan konstruksi di teluk berisiko merusak karang dan duyung, mamalia laut yang terancam punah.

Prefektur ini sudah menjadi rumah bagi sebagian besar fasilitas militer AS dan sekitar setengah dari 50.000 tentara Amerika di Jepang. Sementara pemerintah Jepang berpikir untuk mempertahankan pangkalan AS itu, warga Okinawa melihatnya sebagai beban yang tidak adil.