Satu Lagi Keajaiban Papua, Telaga Biru Wopersnondi di Biak Timur

2687
Telaga Biru Wopersnondi di Kabupaten Biak Numfor

HarianPapua.com – Selain Raja Ampat, Kabupaten Biak Numfor memang menjadi salah satu wilayah di Papua dengan begitu banyak wisata pantai yang dapat dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Sebut saja Kepulauan Padaido, yang dikelilingi kurang lebih 29 gugusan pulau-pulau kecil, Pantai Batu Pica, Pantai Wardo di Biak Barat, dan beberapa pantai di pesisir utara seperti Pantai Wari dan Pantai Korem.

Semuanya itu menegaskan Biak Numfor sebagai negeri Karang Panas yang dianugerahi kekayaan alam bahari yang begitu luar biasa.

Namun di balik semuanya itu, tak banyak yang tahu kalau ternyata Biak masih menyimpan sejumlah keajaiban wisata lain yang tak kalah menarik.

Salah satunya Telaga Wopersnondi. Telaga ini tak jauh berbeda dengan telaga-telaga lainnya, namun air biru yang mengisi telaga menjadi pembeda telaga ini dengan telaga pada umumnya.

Tak cuma berwarna biru, air di Telaga Wopersnondi juga begitu jernih sehingga siapa pun yang berkunjung dapat melihat pemandangan hingga ke dasar-dasar telaga.

Wopersnondi memang belum banyak dikenal kebanyakan pelancong di Tanah Air sehingga belum menjadi destinasi favorit ketika berkunjung ke Papua atau secara khusus ke Kabupaten Biak Numfor.

Hal yang cukup dimaklumi karena untuk mencapai Telaga Wopersnondi, tak hanya masalah biaya yang dipikirkan namun juga diperlukan semangat dan tenaga yang cukup.

Kenapa begitu? Karena untuk mencapai telaga ini, pengunjung akan terlebih dahulu menempuh perjanan darat dengan kendaraan kurang lebih dua jam dari Biak Kota menuju Kampung Sepse di Biak Timur.

Setelah itu perjalanan akan dilanjutkan dengan berjalan kaki kurang lebih 1 jam 30 menit. Jalan yang dilalui pun tidak mudah karena harus melewati hutan dengan rute yang kadang menanjak mau pun menurun. Jangan dianggap sepele masalah ini karena bagi mereka yang tidak siap secara fisik akan kewalahan untuk sampai ke sana.

Meski begitu, segala letih dipastikan akan hilang seketika saat pengunjung tiba di Telaga Wopersnondi. Pemandangan menawan telaga dengan udara yang sejuk akan langsung membuat suasana hati menjadi tenang.

Pengunjung pun dapat bermain air dengan sepuasnya, berenang, menyelam atau sekedar bersantai sambil ditemani suara kicauan burung yang saling berbalas-balasan di balik pepohonan sekitar telaga.

Nama Wopersnondi sendiri diambil dari bahasa Biak yaitu Woper dan Snon. Woper memiliki arti melompat dan Snon berarti pria. Konon, di telaga ini dulunya banyak laki-laki Biak dari Kampung Sepse yang mandi dengan cara melompat sehingga nama Wopersnondi diartikan sebagai pria yang melompat.

Begitulah Biak, ada slogan kecil Bila Ingat Akan Kembali yang disingkat menjadi nama Biak, sesuatu yang memang sulit untuk terbantahkan karena setiap sudut di Kabupaten Biak Numfor memang memiliki daya tarik tersendiri bagi siapa saja yang datang ke sana dan selalu akan ingin kembali lagi.